| SAP | CPMK | Pertanyaan Penelitian | Pertanyaan Penelitian (Sintesis) |
| 9 | Teori Media dan Kajian Budaya | Pertanyaan Utama: Bagaimana politisi perempuan mereproduksi narasi tentang tugas-tugas dan pencapaian domestik sebagai mitos tandingan yang terwakilkan secara kultural untuk melawan hegemoni patriarki dalam konteks pemilihan eksekutif? Pertanyaan Pendukung:Sejauh mana pencapaian domestik dapat dianalisis melalui lensa wacana dan rezim kebenaran yang digagas oleh Stuart Hall, sehingga representasi pengalaman domestik dapat diartikulasikan untuk meredefinisi kepemimpinan dalam menantang stereotip gender tentang pemimpin politik yang ‘alami’?Cara apa yang harus ditempuh oleh perempuan untuk menghasilkan makna oposisional demi membongkar dan mendemistifikasi mitos dominan tentang kekuasaan dan kompetensi maskulinitias dalam pemilu eksekutif?Bagaimana gaya subversif politisi perempuan dalam memanfaatkan simbol-simbol domestik dan kultural agar dapat beroperasi sebagai ‘kebisingan’ yang disengaja demi mengganggu stabilitias hegemoni patriarki dalam pemilu eksekutif? | Pertanyaan Utama:Bagaimana politisi perempuan, melalui penggunaan strategi representasi kultural, simbolik, dan performatif yang subversif, dapat mereproduksi mitos tandingan tentang tugas dan pencapaian domestik untuk mengganggu stabilitas hegemoni patriarki dan memaksakan definisi situasi baru tentang kepemimpinan dalam pemilu eksekutif? Pertanyaan Pendukung:Sejauh mana politisi perempuan memanfaatkan gaya subversif dan performativitas mereka dalam mengartikulasikan pencapaian domestik (melalui lensa wacana dan rezim kebenaran) untuk menghasilkan makna oposisional dan membongkar mitos dominan tentang kompetensi maskulinitas yang dilekatkan pada pemimpin eksekutif?Dengan cara apa simbol-simbol domestik diredefinisi oleh politisi perempuan agar dapat menjadi modal politik yang memengaruhi validasi kolektif pemilih sehingga kapabilitas domestik menjadi kriteria evaluasi yang menonjol dan meningkatkan intensi memilih kandidat perempuan?Bagaimana politisi perempuan mengintegrasikan dan merekonsiliasi identitas yang diperoleh secara domestik agar secara konsisten dapat membentuk pandangan pemilih non-elit tentang kepemimpinan perempuan?Bagaimana reproduksi mitos tandingan tentang pencapaian domestik berfungsi sebagai hiperrealitas demi melemahkan dan membongkar metanarasi patriarki sehingga peran domestik menjadi sesuatu yang dinormalisasi dalam wacana pemilu eksekutif? |
| 10 | Teori Media, Interaksionisme, dan Strukturasi | Pertanyaan Utama: Bagaimana politisi perempuan, melalui proses interpretasi simbolik, berhasil meredefinisi tugas dan pencapaian domestik menjadi objek politik yang disepakati secara konsensual sehingga simbol-simbol domestik ini berubah menjadi mitos tandingan yang dapat menjadi modal politik untuk melawan hegemoni patriarki dalam pemilu eksekutif? Pertanyaan PendukungDalam proses pembentukan peran (role making), bagaimana politisi perempuan mengintegrasikan dan merekonsiliasi identitas yang diperoleh (achieved) secara domestik dengan tuntutan peran sebagai pemimpin eksekutif?Sejauh mana keberhasilan politisi peran dalam mengambil peran (role-taking) para pemilih yang merupakan generalized other dapat mempengaruhi validasi kolektif atas definisi baru kepemimpinan ini?Dengan cara apa simbol-simbol domestik diredefinisi oleh politisi perempuan agar dapat menjadi modal politik untuk mengganggu koherensi narasi patriarki dan menentang struktur peran yang sudah ada demi memaksakan definisi situasi yang baru kepada pemilih? | |
| 11 | Teori Media dan Feminisme | Pertanyaan Utama: Bagaimana politisi perempuan berimprovisasi dalam mereproduksi tugas dan pencapaian domestik sebagai mitos tandingan sehingga secara subversif dapat melawan narasi hegemoni patriarki?Pertanyaan Pendukung:Sejauh mana politisi perempuan dapat memanfaatkan performativitas mereka untuk mengekspos bahwa identitas domestik yang dilekatkan oleh patriarki dalam arena politik adalah sebuah ilusi atau imitasi?Bagaimana performativitas ini direproduksi lewat pengulangan tindakan yang ditata (stylized acts) sehingga politisi perempuan mampu mengubah pengulangan ini sebagai suatu strategi yang menentang hegemoni patriarki atas ‘realitas’ pemimpin eksekutif?Bagaimana tindakan subversif yang dilakukan oleh politisi perempuan melalui performa tugas dan pencapaian domestik dapat mengganggu kategori gender yang dinormalisasi oleh hegemoni patriarki dalam wacana pemilu eksekutif? | |
| 12 | Teori Media dan Masyarakat Informasi | Pertanyaan Utama: Bagaimana politisi perempuan mereproduksi mitos tandingan tentang tugas dan pencapaian domestik sebagai sebuah hiperrealitas yang efektif sehingga dapat diterapkan dalam ruang arus masyarakat jaringan Castells agar dapat membentuk makna kolektif baru dalam melawan hegemoni patriarki? Pertanyaan Pendukung: Bagaimana hiperrealitas tandingan tentang pencapaian domestik dapat beroperasi sebagai hipersimulasi destruktif dengan menggunakan jaringan informasi yang bermutasi sebagai ‘kode genetik’ untuk mengganggu koherensi narasi dominan patriarki? | |
| 13 | Teori Media dan Postmodernisme | Pertanyaan Utama: Bagaimana politisi perempuan mereproduksi tugas dan pencapaian domestik sebagai suatu substansi yang sengaja diciptakan demi membongkar ddan melemahkan metanarasi patriarki dalam pemilu eksekutif?Pertanyaan Pendukung: Sejauh mana politisi perempuan memposisikan mitos tandingan pencapaian domestik sebagai klaim totalitas dalam menentang metanarasi patriarkis supaya menjadi tidak kredibel? | |
| 14 | Teori Media dan Efek Media | Pertanyaan Utama: Sejauh mana konsistensi paparan media (kultivasi) dari mitos tandingan tentang tugas dan pencapaian domestik dapat mengaktifkan skema personal di kalangan pemilih non-elit demi meningkatkan intensi memilih politisi perempuan dalam pemilu eksekutif? Pertanyaan Pendukung:Bagaimana paparan yang berulang dan konsistensi mitos tandingan pencapaian domestik dapat membentuk pandangan pemilih non-elit tentang kepemimpinan perempuan yang kerap disematkan kekerasan simbolik akibat hegemoni patriarki?Bagaimana menonjolkan simbol-simbol domestik untuk mengaktifkan skema personal pemillih non-elit agar mereka mengevaluasi kandidat perempuan dengan melihat kriteria dan kualitas yang didasarkan pada kapabilitas pencapaian domestik politisi perempuan? |
Referensi
Baudrillard, J. (1994). Simulacra and Simulation. United States of America: The University of Michigan Press.
Butler, J. (1990). Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity. New York: Routledge.
Butler, J. (2004). Undoing Gender. New York: Routledge.
Castells, M. (2010). The Rise of Network Society, 2nd Edition. West Sussex: Blackwell Publishing Ltd.
Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: SAGE Publications Ltd.
Hebdige, D. (1979). Subculture: The Meaning of Style. London: Routledge.
McGuigan, J. (2006). Modernity and Postmodern Culture. 2nd edition. Berkshire: Open University Press.
Perse, E.M. (2008). Media Effects and Society. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, Inc., Publishers.
Rose, A.M. (1962). Human Behavior and Social Process: An Interactionist Approach. Massachusetts: The Riverside Press.




Tinggalkan komentar